Manajemen bisnis modern model Muhammad SAW.
Judul : Manajemen bisnis modern model Muhammad SAW.
Penulis : Dr. Muhammad Rusydi, M. Si., Hj. Naidah, S.E., M.Si., Warda, S.E., M.Ei.
Sinopsis : Sebagai orang muslim, tentu tidak dianjurkan hanya sebatas menjadi orang kaya, tetapi bagaimana kekayaan itu diperoleh dengan cara yang benar, halal dan berkah. Karena itu, buku ini akan menguraikan Nabi Muhammad saw. sebagai seorang pebisnis yang ternyata jauh sebelum para pakar bisnis modern seperti Frederick W. Taylor dan Hanry Fayol pada abad ke-19 mengangkat prinsip manajemen bisnis sebagai sebuah disiplin ilmu. Nabi Muhammad saw. telah mengimplementasikan nilai-nilai manajemen bisnis syariah modern dalam kehidupan dan praktik bisnisnya sehingga sukses menjadi orang kaya.
Kekayaan Nabi Muhammad saw. itu dicapai pada usia 25 tahun pada saat menikah dengan sesama pebisnis, yaitu Siti Khadijah, yang juga dikenal sukses dalam bisnis. Mahar kawin yang beliau serahkan adalah 100 ekor unta merah, yaitu unta yang terbaik dan termahal pada saat itu, plus 12 uqiyah (ons) emas, dan kalau dikurs dengan rupiah mencapai sekitar Rp 1, milyar. Sebuah mahar yang tidak sedikit nilainya, yang hanya bisa diberikan oleh eksekutif muda seperti Muhammad. Bahkan Nabi Muhammad saw. pernah berkurban secara pribadi 100 ekor unta dan juga kalau dikurs dengan rupiah mencapai sekitar Rp 1 milyar rupiah. Oleh karena itu, Nabi Muhammad saw. bisa menjadi contoh teladan sekaligus motivator bagi orang-orang yang ingin menggeluti dunia bisnis sesuai dengan manajemen bisnis syariah modern.