Pendidikan Jasmani di Era Digital: Transformasi Tantangan Peluang Inovasi dan Penguatan Kearifan Lok

Status :
Stok Tersedia
Kategori :
Pendidikan
Rp. 72.000 Rp. 80.000
Qty :

JUDUL :

Pendidikan Jasmani di Era Digital: Transformasi, Tantangan, Peluang Inovasi, dan
Penguatan Kearifan Lokal

PENULIS :

Dr.Shutan Arie Shandi, M.Pd., Samsudin, S.Pd., M.Or., Mulyadi, S.Or.,M.Pd., Dr.Nurhikmah, M.Pd., Ainun Fitriani, M.Pd., Firdaus, M.Ed., Dr. Fadli Surahman, M.Pd., Desy Ningsih Komalasari, M.Pd., Dr.Rabwan Satriawan, M.Pd., Ewan Irawan, M.Pd., Anhar, M.Pd., Dr. Anas, Ardiansyah, M.Pd., Nasrullah, M.Pd., Salahudin, M.Pd, Furkan, S.Pd.,M.Or., Anwar AW, M.Pd., AIFO., Mardian Andriani, S.Kep.,MM.Kes., Ns.Sri Yanti, S.Kep.,MM.Kes.

SINOPSIS :

Buku “Pendidikan Jasmani di Era Digital: Transformasi, Tantangan, Peluang Inovasi, dan Penguatan Kearifan Lokal” menghadirkan kajian ilmiah mengenai perubahan pendidikan jasmani di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Buku ini menyoroti bagaimana digitalisasi membawa peluang besar bagi inovasi pembelajaran, seperti penggunaan aplikasi kebugaran, platform daring, serta integrasi data dalam proses evaluasi. Di sisi lain, digitalisasi juga menghadirkan tantangan berupa kesenjangan akses, penurunan interaksi sosial, serta potensi bergesernya nilai-nilai karakter dalam proses pendidikan.

Sebagai respons terhadap dinamika tersebut, buku ini menawarkan perspektif bahwa transformasi digital dalam pendidikan jasmani harus tetap berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal. Integrasi teknologi perlu dilakukan secara bijak, agar inovasi pembelajaran tidak mengurangi esensi pendidikan jasmani sebagai wahana pembentukan karakter, sportivitas, dan pelestarian permainan tradisional.

Buku ini dirancang untuk memperkaya wawasan akademik dan praktis bagi dosen, guru PJOK, mahasiswa, peneliti, serta pemangku kebijakan pendidikan. Dengan pendekatan yang konseptual sekaligus kontekstual, buku ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting dalam memahami dan mengembangkan pendidikan jasmani di era digital yang tetap berakar pada nilai budaya bangsa.