TES DAN PENGUKURAN OLAHRAGA
JUDUL :
TES DAN PENGUKURAN OLAHRAGA
PENULIS :
Dr. Rabwan Satriawan, M.Pd.
SINOPSIS :
Dalam pembuatan kebijakan, keputusan maupun kesimpulan sangatlah perlu dibutuhkan suatu yang dinamakan data. Dan untuk memperoleh data kita harus melakukan suatu tes dan pengukuran pada suatu objek. Tes merupakan suatu instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data atau informasi tentang seseorang atau suatu objek tertentu (bentuk atau sasaran). Dalam penggunaan tes harus memenuhi beberapa kriteria, sehingga tes itu benar-benar menilai secara cepat, sesuai dengan keadaan yang kita nilai.
Sebuah tes harus memenuhi syarat-syarat tertentu sebagai alat pengukur, sebab memang tidak jarang kesimpulan penting ditarik dan keputusan penting diambil berdasarkan informasi-informasi yang berhasil diperoleh melalui penggunaan tes, padahal di lain pihak kita menyadari kelemahan-kelemahannya yang sebagian terletak pada kurang cermatnya kita memeriksa alat pengukur (tes) itu sendiri. Kadang-kadang tes yang dipergunakan tidak benar-benar mengukur apa yang mau diukur, hasil pengukur tidak cukup baik, tidak ada patokan interprestasi yang cukup tegas tentang benar tidaknya suatu jawaban, dan kadang tes itu tidak cukup mampu menunjukkan perbedaan-perbedaan kemampuan. Untuk itu, diperlukan karakteristik atau syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan tes yang baik.
Seringkali kita mendengar kata tes, pengukuran, dan evaluasi, namun banyak dari kita belum memahami pengertian dari masing-masing komponen. Ketiga hal tersebut merupakan hal yang berbeda namun ketiganya menjadi satu kesatuan dalam suatu penelitian dan ketiganya tidak akan pernah bisa untuk dipisahkan satu sama lainnya, karena ketika seseorang melakukan tes, maka orang tersebut akan melakukan pengukuran dan selanjutnya orang tersebut akan melakukan evaluasi dengan data yang sudah ia dapatkan ketika melakukan tes dan pengukuran untuk melakukan analisa hasil.